Informasi seputar cara mendirikan koperasi masih diminati masyarakat Indonesia. Dibandingkan lembaga keuangan seperti bank, koperasi tidak membutuhkan persyaratan banyak dan mudah dijalankan. Namun, kemudahan yang diberikan perserikatan ini mulai disalahgunakan dan mengikis aspek ideologisnya.

Jika Anda berencana membangun koperasi, akan lebih baik untuk mendalami konsep, persyaratan, dan prosedurnya dengan tepat.

Pengertian dan jenis koperasi

Dari etimologi, koperasi berasal dari bahasa Inggris, yakni cooperative yang artinya kerja sama. Lantas secara garis besar, koperasi merupakan organisasi atau perkumpulan yang anggotanya bergabung secara sukarela dan memiliki visi-misi sama untuk memenuhi kebutuhan. Koperasi diharuskan punya badan hukum, sedangkan kalau tidak, namanya akan menjadi pra-koperasi.

Berdasarkan jenis usaha, koperasi dibagi jadi empat tipe, antara lain koperasi produksi contoh, koperasi konsumsi contoh, koperasi jasa, dan koperasi serba usaha.

Syarat dan prosedur mendirikan koperasi

 

Ada pun sejumlah syarat pendirian koperasi yang harus Anda perhatikan, antara lain:

  • Mempunyai anggota minimal 20 orang;
  • Memiliki Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART);
  • Menyusun pengurus dengan jabatan jelas dan sistematis;
  • Mengantungi izin resmi dan pengesahan sebagai badan hukum.

Sementara langkah-langkah mendirikan koperasi mencakup:

  1. Pembentukan koperasi didasari atas kesadaran dan kebutuhan para anggota. Maka dari itu, Anda dan anggota lainnya harus mendiskusikan peran koperasi, rencana usaha, hingga modal dan lokasi untuk menjalankan badan hukum tersebut;
  2. Langkah selanjutnya dalam cara mendirikan koperasi adalah mengadakan rapat persiapan pembentukan dengan menghadirkan calon pendiri. Dalam rapat ini, Anda dan anggota lainnya harus menyamakan visi-misi agar koperasi dapat berjalan lancar;
  3. Berikutnya, adakan rapat pembentukan yang menentukan serta mengesahkan pendiri beserta pengurusnya. Orang-orang yang terpilih tadi harus menandatangani berkas berita acara. Setelah itu, lanjutkan dengan penentuan pengurus, anggaran dasar, rencana kerja, hingga anggaran;
  4. Jika fondasi dan kepengurusan koperasi sudah kuat, sekarang sosialisasikan perserikatan Anda kepada calon relasi atau klien, masyarakat sekitar, hingga pemerintah. Anda bisa juga membuat akun di media sosial untuk memudahkan promosi koperasi;
  5. Secepat mungkin melaksanakan rapat pengurus yang membahas program kerja, peraturan-peraturan usaha, hingga urusan administrasi. Bila koperasi ingin dijadikan badan hukum, Anda dapat mengajukan permohonan kepada Badan Hukum Pemerintah Daerah TK II.

Selepas memenuhi syarat pendirian koperasi beserta prosedurnya, Anda harus mengelola koperasi sebaik mungkin. Sedikitnya ada 3 hal yang perlu mendapatkan perhatian, antara lain administrasi, SDM, hingga tanggung jawab dari setiap anggota yang bergabung. Ketiga aspek tersebut akan memberikan hasil maksimal kalau dijalankan bersama. Jika ada masalah, segera selesaikan dengan solusi terbaik yang tidak akan mengancam keberlangsungan koperasi.

Semoga cara mendirikan koperasi di atas bermanfaat bagi Anda!

CategoryHukum, Jasa

© 2018 Legals.id

                

Hubungi Kami
web stats