Izin Prinsip

Dalam menjalankan kegiatan investasi, izin prinsip menjadi salah satu dokumen yang harus dipegang para investor. Surat izin tersebut sudah mendapat perlindungan secara hukum, sehingga Anda dapat menjalankan usaha yang berkaitan dengan penanaman modal secara legal. Dokumen perizinan yang berhubungan dengan prinsip umumnya diserahkan pemerintah kepada individu yang ingin menanam modal dalam lingkup proyek baru, pengembangan usaha, dan pengalihan kepemilikan usaha.

Beberapa dasar hukum yang harus dicermati sebelum menjalankan usaha investasi tersebut antara lain:

  • Undang-undang 25/2007 tentang Penanaman Modal;
  • Undang-undang 40/2007 tentang Perseroan Terbatas;
  • Peraturan Presiden 27/2009 tentang pelayanan bersama satu pintu;
  • Peraturan Presiden 36/2010 tentang bidang usaha terbuka dan tertutup khusus penanaman modal;
  • Peraturan Gubernur 40/2010 tentang pelaksanaan pelayanan bersama satu pintu.

Syarat dan prosedur pengajuan Izin PrinsipIzin Prinsip

Sebagai pengaju, Anda perlu mempersiapkan sejumlah bukti diri seperti:

  • Untuk perusahaan yang sudah terdaftar, lampirkan rekaman pendaftaran;
  • Salinan berupa fotokopi akta pendirian badan usaha dengan perubahannya bila ada;
  • Salinan berupa fotokopi surat pengesahan anggaran pokok badan usaha yang diterbitkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia;
  • Salinan berupa fotokopi NPWP.

Pastikan juga Anda melengkapinya dengan keterangan rencana aktivitas untuk mengajukan izin prinsip yang berisi:

  • Pemaparan seputar rencana aktivitas yang menjelaskan proses produksi, termasuk pemakaian bahan baku yang Anda gunakan dalam badan usaha;
  • Keterangan aktivitas usaha yang bergerak di bidang jasa;
  • Surat pengantar yang dikeluarkan oleh kantor pemerintah setempat (opsional);
  • Surat permohonan yang sudah disahkan direktur perusahaan (ditandatangani dengan materai).

Kemudian, setelah melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan, Anda akan menghadapi prosedur pembuatan seperti:

  1. Seperti jenis surat perizinan lainnya, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengisi lembar permohonan atau formulir pengajuan selengkap mungkin. Kemudian, bubuhkan tanda tangan bersama materai Rp6.000. Lembar ini dapat diperoleh di front office kantor pemerintah setempat;
  2. Staf front office biasanya akan memberikan tanda terima berkas yang berlaku selama 3 hari setelah dikeluarkan. Simpan tanda tersebut, karena biasanya akan dibutuhkan kalau formulir yang Anda isi belum lengkap atau terdapat kesalahan yang harus diperbaiki;
  3. Kemudian, kalau memang ada kesalahan atau dokumen kurang lengkap, staf front office akan menghubungi Anda untuk mengisi ulang lembar sesuai prosedur. Namun, kalau tudak ditemukan masalah, maka pengajuan Anda akan langsung diurus;
  4. Anda akan mendapatkan pemberitahuan bila surat perizinan sudah mendapat pengesahan. Simpan dokumen tersebut dan jangan lupa membuat salinan berupa fotokopi sebagai arsip dan untuk kebutuhan lainnya.

Dengan mengikuti setiap syarat dan langkah-langkah pembuatan sesuai aturan, akan lebih cepat dan mudah bagi Anda untuk mendapatkan izin prinsip. Dengan begitu, penanaman modal investasi berjalan lancar.

CategoryHukum, Jasa

© 2018 Legals.id

                

Hubungi Kami
web stats