Izin usaha industri

Sesuai namanya, Izin Usaha Industri atau IUI merupakan izin yang wajib dikantungi perusahaan industri jenis tertentu, baik yang perorangan maupun berbentuk badan usaha. Hal tersebut sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintah 13/1995 tentang Perizinan Usaha Industri dan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 31/M-IND/PER/6/2008 seputar Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Usaha Industri, Izin Perluasan, dan Tanda Daftar Industri.

Fungsi dan peran Izin Usaha IndustriIzin usaha industri

Apa saja industri yang diharuskan memiliki IUI? Anda yang mempunyai atau mengelola perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi maupun jadi dengan nilai lebih tinggi dalam pemakaiannya termasuk pihak-pihak yang akan membutuhkan jenis izin tersebut.

Selain itu, IUI juga dapat berperan sebagai izin gudang untuk tempat penyimpanan yang masih berada di kompleks perindustrian. Dengan surat ini, akan lebih mudah bagi Anda untuk menyimpan perlengkapan dan peralatan, termasuk bahan baku, bahan penunjang, hingga barang jadi yang diperlukan perusahaan. Sementara masa berlaku IUI biasanya mengikuti usia perusahaan atau perindustrian yang bersangkutan.

Anda yang menjalankan usaha industri kecil memang tidak diwajibkan mempunyai IUI. Walau demikian, Anda tetap harus mendaftarkannya untuk menghindari pelanggaran selama berbisnis. Industri kecil yang sudah didaftarkan akan mendapatkan Tanda Daftar Industri yang secara fungsi menyerupai Izin Usaha Industri untuk perusahaan skala besar.

Ada pun ketentuan yang bekaitan dengan IUI atau Tanda Daftar Industri sebagai berikut:

  • Industri kecil yang nilai investasinya sampai dengan Rp5.000.000 (tidak termasuk tanah dan bangunan) tidak diharuskan mengurus Tanda Daftar Kecil, kecuali kalau Anda memang butuh atau menghendakinya;
  • Industri kecil yang nilai investasinya berada di kisaran Rp5.000.000 sampai Rp200.000.000 (tidak termasuk tanah dan bangunan) wajin mengantungi Tanda Daftar Industri;
  • Industri-industri yang nilai investasinya di atas Rp200.000.000 (tidak termasuk tanah dan bangunan) diwajibkan mempunyai Izin Usaha Industri.

Ketentuan pemberian Izin Usaha Industri

IUI umumnya diserahkan kepada perusahaan industri yang tempatnya berlokasi di lahan yang memang dikhususkan untuk perindustrian (kecuali industri sumber bahan mentah). Sementara untuk mendapatkan surat izin tersebut, Anda perlu memiliki Izin prinsip terlebih dahulu. Selain itu, perusahaan yang Anda kelola harus memenuhi semua kriteria dan ketentuan yang ditetapkan undang-undang. Pabrik maupun sarana produksi yang dibangun juga harus benar-benar selesai.

Dalam beberapa kasus, IUI dapat diterbitkan tanpa harus mengajukan Izin Prinsip kalau perusahaan bertempat di kawasan yang sudah mengantungi izin atau produksi jenis komoditasnya tidak menimbulkan efek samping terhadap lingkungan.

Perusahaan industri yang sudah memperoleh Izin Usaha Industri pun berhak memperluas wilayahnya sampai lebih dari 30% dari total kapasitas produksi yang telah ditetapkan melalui pengajuan terhadap pihak yang berwenang.

CategoryHukum, Jasa

© 2018 Legals.id

                

Hubungi Kami
web stats