Dewasa ini semakin banyak pelaku usaha atau bisnis yang menyadari pentingnya membuat sebuah badan usaha untuk pengembangan lebih lanjut dari usaha mereka. Ada 2 jenis badan usaha yang telah banyak dikenal, yaitu PT (Perseroan Terbatas) dan CV (Persekutuan komanditer). Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara mendirikan CV, syarat pendirian CV hingga prosedurnya :

CV dan cara pendiriannya

CV adalah salah satu badan usaha yang merupakan alternatif bagi para pengusaha yang ingin melakukan kegiatan usaha dengan modal yang terbatas. karena tidak ditentukan jumlah modal minimalnya. Cara mendirikan CV pun relatif lebih mudah bila dibandingkan dengan pendirian PT. Untuk mendirikan CV hanya memerlukan pendirian oleh 2 orang dengan menggunakan akta dari notaris yang berbahasa Indonesia.

Syarat pendirian CV

Seperti halnya pendirian badan usaha lain, untuk mendirikan CV, Anda harus memenuhi syarat pendirian CV berikut ini :

  • Fotokopi KTP pendiri, minimal 2 orang (bukan suami istri)
  • Fotokopi KK penanggung jawab
  • Pas foto penanggung jawab ukuran 3×4
  • NPWP pengurus
  • Mengisi formulir pembuatan CV
  • Fotokopi PBB terakhir tempat usaha
  • Bila tempat usaha berstatus kontrak, sertakan fotokopi surat kontrak
  • Surat keterangan domisili perusahaan
  • Kantor berada di wilayah gedung perkantoran, Plaza, atau Ruko. Tidak berada di pemukiman
  • Siap disurvei

Prosedur pendirian CV

Setelah syarat terpenuhi, berikut ini merupakan ringkasan prosedur yang perlu Anda lakukan dalam usaha pendirian CV :

  • Mempersiapkan ikhtisar isi resmi dari Akta Pendirian CV yang dikeluarkan oleh notaris
  • Mendaftarkan akta pendirian kepada Panitera Pengadilan Negeri yang berwenang, sesuai dengan pasal 2 KUHD. CV didaftarkan pada pengadilan Negeri di wilayah hokum CV berdiri, dengan membawa kelengkapan seperti Surat Keterangan Domisili perusahaan (SKDP), dan NPWP atas nama CV yang bersangkutan.
  • Para pendiri CV diwajibkan untuk memberikan pengumuman ikhtisar resmi akta pendiriannya dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia, sesuai dengan pasal 28 KUHD.

Kelebihan dan kekurangan CV

Seperti halnya berbagai bentuk badan usaha lain, CV pun memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. kelebihan yang dimiliki badan usaha dengan bentuk CV antara lain : dalam pembentukan atau pendiriannya, CV tidak membutuhkan modal besar, syarat pendirian CV hingga prosedurnya pengajuannya lebih sederhana dan mudah, sehingga tidak memerlukan waktu yang lama untuk membuat perizinannya.

Sedangkan kekurangan yang mungkin dimiliki oleh badan usaha berbentuk CV adalah risiko usaha melibatkan harta pribadi, CV hanya didaftarkan pada pengadilan Negeri, dan nama CV tidak mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM karena tidak memiliki badan hukum. Kekurangan terakhir yang dimiliki badan usaha berbentuk CV adalah bisa terdapat kesamaan nama CV, karena pada pengajuan syarat pendirian CV di notaris, tidak dilakukan pengecekan nama CV.

CategoryHukum, Jasa

© 2018 Legals.id

                

Hubungi Kami
web stats